BeritaPusat88 - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera memberikan kritikannya terkait harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus naik.
Kritikan itu ia sampaikan melalui akun Twitter, @mardanialisera, Senin (2/7/2018).
Selain mengenai harga bbm yang terus naik, Mardani juga menambahkan jika rupiah terus melemah, dan tenaga kerja asing semakin banyak.
Atas persoalan tersebut, Mardani mengatakan jika pihaknya serius untuk mengganti presiden di Pilpres 2019.
Ia juga menambahkan tagar 2019 ganti presiden.
"Harga BBM terus naik, rupiah semakin melemah, tenaga kerja asing semakin banyak.
Kami serius mengganti Presiden di pilpres 2019. #2019GantiPresiden," tulis Mardani.
Selain menuliskan kicauannya, Mardani juga mentautkan berita dirinya melalui Youtube.
Pada video yang ia bagikan, Mardani mengatakan bahwa PKS tidak ikut dalam pansus KPK.
Mardani juga menambahkan partainya juga menolak perpu ormas.
"Kita tolak perpu ormas," kata Mardani dalam video tersebut.
Mardani juga menambahkan, harapannya bahwa masyarakat Indonesia bisa melihat ada partai yang berbeda, memiliki nilai, dan siap melawan pemerintah.
"Harapan kami, masyarakat Indonesia melihat ada partai yang berbeda, ada partai yang punya nilai, ada partai yang siap melawan pemerintah. Tidak, kami ingin demokrasi substansial," ujar Mardani.
Politikus PKS ini juga mengatakan penolakannya jika ada satu calon di pilpres 2019, dan nyatakan siap melawan di gelaran pilres bersama Gerindra.
"Cuma satu calon, tidak. Kami siap untuk melawan pemerintah yang sekarang di 2019 dan bersama Gerindra. Inshaallah kita akan siap menang di 2019, kami ingin 2019 mengganti pemerintah yang sekarang," tambah Mardani.









0 komentar:
Posting Komentar