BeritaPusat88 - Politisi Partai Demokrat yang menjabat di Departemen Koordinasi Polhukam DPP Partai Demokrat, Muhammad Haris, menyampaikan apresiasinya atas kinerja Kapolri Tito Karnavian.
Awalnya, apresiasi datang dari Ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SBY berterimakasih kepada Tito atas instruksi tegasnya bagi netralitas polri.
"Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, terima kasih atas instruksi tegasnya bagi netralitas Polri. Rakyat pasti bersyukur & sejarah akan mencatatnya dgn tinta emas. *SBY*", tulisnya.
Menanggapi hal yang sama, Muhammad Haris juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Tito Karnavian.
Dirinya menilai netralitas Polri menunjukkan kinerja terbaik bagi rakyatnya.
@MuhamadHaris26: terima kasih Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian terus bakti untuk negeri Polri pengayom rakyat Polri sahabat rakyat Netralitas Polri menunjukan kinerja terbaik polri bagi rakyat
Hal ini berawal dari tindakan Tito yang dengan tegas menyatakan jika anggotanya ada yang tidak netral saat Pilkada, dirinya tidak segan-segan untuk memutasi hingga memecat.
Hal ini ia ingatkan saat rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Pilkada 2018 di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).
Dirinya mengingatkan agar jajaran kepolisian dapat menjaga netralitas pada saat Pilkada.
Tito mengungkapkan pihaknya pun telah menyiapkan sanksi bagi jajaran kepolisian yang terbukti tidak netral.
Menurut Tito, ia sudah membuat Telegram sejak lama terkait netralitas Polri berikut dengan sanksinya.
Sanksi yang dimaksud berupa sanksi ringan hingga berat.
"Saya sudah sampaikan telegram berikut sanksi, di antaranya sanksi ringan, teguran, mutasi, sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," kata Tito dalam rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Pilkada 2018 di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).
Tito menegaskan, apabila ada jajaran Polri yang berpihak kepada salah satu pasangan calon dalam Pilkada, maka ia tak segan-segan akan mengganti oknum tersebut.









0 komentar:
Posting Komentar