BeritaPusat88 - Jet-jet tempur Pasukan Udara Israel melakukan serangkaian penerbangan ilegal di perbatasan Suriah-Lebanon.
Tingginya intensitas pergerakan militer Israel di perbatasan ini menerbitkan dugaan zionis itu akan melakukan serangan besar ke Suriah.
Damaskus telah memerintahkan kesiagaan tertinggi menghadapi situasi ini. Kabar diwartakan jaringan berita Al Masdar News dari Beirut, Lebanon, Senin (4/6/2018).
Mengutip sumber militer di Damaskus, jet-jet tempur Israel itu menerbangi wilayah udara Distrik Akkar yang sudah masuk wilayah Suriah.
Tak jauh dari wilayah ini ada pangkalan pasukan Hezbollah di Kota Al Qusayr.
Sumber militer itu menambahkan, sistem pertahanan udara Suriah dalam kondisi siap tempur.
Suriah tidak akan meladeni provokasi Israel ini, sebelum mereka benar-benar diserang.
Tensi perang di perbatasan Suriah-Israel meningkat tajam seiring operasi pembebasan Daraa.
Pasukan udara Israel sebelumnya telah melancarkan serangan ke Al Qusayr. Gempuran itu menghantam pangkalan militer Al Dabaa.
Militer Suriah dibantu milisi Palestina Liwa Al Quds tengah mempersiapkan serangan besar guna merebut wilayah Daraa yang dikuasai kelompok-kelompok teroris.
Mereka juga siap merebut kota perbatasan Suriah-Israel, Al Quneitra, yang selama beberapa tahun terakhir dikontrol kelompok ISIS dan pemberontak.
Di front utara, pasukan AS dan Syrian Defence Forces (SDF) menggelar serangan bersama, konon memburu kelompok ISIS di perbatasan Suriah-Irak.
“Serangan ini untuk membersihkan kawasan ini dari kehadiran kelompok ISIS. Kami berkoordinasi dengan otoritas Irak," kata juru bicara pasukan koalisi dalam pernyataan tertulisnya.
Pasukan Irak juga menyiagakan diri di sepanjang perbatasan, guna mencegah merembesnya anggota ISIS ke wilayah mereka.
Lokasi perburuan ini di wilayah tak jauh dari Deir Ez-Zor dan pangkalan Al Tanf yang dikuasai pasukan AS.









0 komentar:
Posting Komentar